Kemampuan anak mengenali warna akan semakin berkembang saat ia berusia sekitar 18 bulan. Namun, pada saat sama, anak juga mulai melihat persamaan dan perbedaan antara bentuk, ukuran, dan tekstur.
Karena itu, akan memakan sedikit waktu untuk anak dapat mengenali nama-nama warna – kebanyakan anak dapat menyebutkan setidaknya satu warna saat menginjak usia 36 bulan.
Bagaimana melatih anak mengenal warna? Saat berjalan-jalan di luar rumah, ajaklah anak ikut permainan memilih dan menyocokkan. Katakan: "Mama melihat bunga berwarna merah", dan tunggu sampai ia menunjuk bunga tersebut. Jika ia sedang mengenakan baju dengan warna tertentu, misalnya biru, tanyakan padanya apakah ada benda lain yang warnanya sama dengan warna bajunya.
Selain itu, anak di usia balita suka melihat buku-buku bergambar yang memiliki banyak bentuk dan warna. Anda bisa mulai dengan meminta anak untuk mengidentifikasi hal-hal nonverbal; misalnya dengan mengatakan, "Bisakah kamu tunjukkan mama persegi berwarna merah", dan biarkan dia menunjuknya.
Ketika ia sudah mulai belajar nama-nama warna, Anda dapat membalikkan permainan dengan menunjuk ke suatu objek dan tanyakan padanya, apakah warna dari objek tersebut. Ia akan senang jika dapat memamerkan pengetahuannya.
Jika anak melakukan kesalahan, tidak perlu mengoreksinya (berpura-pura saja bahwa dia benar), tapi langsung beritahukan jawaban yang benar dengan nada yang memberi semangat.
5 Cara Mudah Anak Mengenal Warna
Anak-anak sering mempelajari nama-nama kata benda sebelum mereka mempelajari kata-kata yang lebih deskriptif mengenai suatu benda (misalnya, warna-warna dari benda tersebut).
Biasanya anak-anak akan memiliki kemampuan mengenal nama-nama warna pada saat ia akan beranjak usia 5 tahun. Pada usia ini, anak seharusnya sudah dapat mengenal paling tidak 4 nama warna. Untuk anak-anak dengan gangguan berbahasa, biasanya akan menjadi lebih rumit dan membutuhkan waktu lebih lama. Oleh sebab itu, cobalah fokus kepada instruksi untuk mengajarkan warna melalui 5 aktivitas di bawah ini:
- Gunakan makanan untuk bermain dan berbahasa dengan menyusun berdasarkan warna. Berikan anak snack dengan berbagai macam warna di piring, lalu tantang anak untuk menyusun snack-snack tadi berdasarkan warnanya. Anda juga dapat menggunakan bermacam-macam jenis buah, sayuran berwarna, dan crackers.
- Minta anak memilih pakaiannya berdasarkan warna. Minta anak mengidentifikasi barang-barang dalam lemari, yang sama atau yang berbeda. Jika mereka dapat memahami cara ini, minta mereka menyusun pakaian sesuai warna, seperti menempatkan sepasang kaos kaki atau menyocokkan baju dan celana dengan warna senada.
- Susu merupakan media baik untuk bermain warna menggunakan pewarna makanan. Anak-anak dapat berkreasi dengan mencampur warna dan menceritakan tentang warna-warna baru yang telah mereka buat. Ceritakan juga warna awal yang Anda gunakan dan warna akhir yang Anda dapatkan. Sebagai catatan: biru + merah = ungu, biru + kuning = hijau, merah + kuning oranye.
- Beberapa aplikasi teknologi yang menyenangkan dapat memotivasi dan melibatkan anak dalam permainan belajar mengenal warna (tapi sebaiknya hanay sesekali atau gunakan metode yang lainnya karena gadget tidak baik dikenalkan tanpa pendidikan tentang teknologi terlebih dahulu). Cobalah permainan Color Me Pete, yang mengajak anak Anda bangun dari kursinya dan mulai berinteraksi dengan lingkungannya. Color Me Pete adalah permainan yang meminta pengguna untuk menelusuri lingkungan mereka melalui warna-warna tertentu menggunakan kamera iPad.
- Saat Anda menemukan warna yang matching, tekan layar untuk memilih. Color Me Pete mengetahui warna yang telah ditekan dan akan memberitahu apakah warnanya matching atau tidak.
- Ajak anak bermain permainan yang mudah atau gunakan benda-benda permainan . Semua permainan tadi menggunakan benda-benda yang berwarna dan bahkan jika anak tidak bisa bermain seperti yang diarahkan, Anda dapat memodifikasi permainan tersebut.
Sumber: www.parenting.co.id

BalasHapushttps://www.youtube.com/watch?v=SZKLCyluGEs